Mengenai Saya

Ketika kita diam maka semua sepertinya tidak ada persoalan tetapi ketika kita bersuara maka mereka akan tau bahwa kita mempunyai persoalan, yang harus di selesaikan. Kebenaran harus ditegakan, untuk mendapatkan kebenaran harus berjuang karena kebenaran telah tertindas, dan telah dengan sengaja ditutupi.....'aku merasa tertindas, apakah kamu merasa hal yang sama seperti aku sebelum aku akan mulai memposting blog ini aku mohon agar di mengerti semua bahasa atau kosa kata yang penulis buat di sini tidak ada komentar buat hal tidak benar dengan kata lain tidak membrikan ijin bagi siapapun yang menipu diri orang lain berarti telah menipu dirinya sendiri.........................
"Hikmat Dan Didikan Bersumber Dari'Nya" Amsal 1:7

Perjuangan Bangsa Papua

Rabu, 15 Januari 2014

SOCRATES YOMAN : INDONESIA MENGHANCURKAN MARTABAT ORANG PAPUA “DENGAN” PENANGKAPAN SEJUMBLAH AKTIVIS HAM DI PAPUA


Jayapura, 13/1“Di Papua tidak ada lagi kebebasan. Rakyat Papua benar-benar ditindas, benar-benar dijajah, ruang kebebasan berekspresi untuk orang Papua benar-benar dibungkam, serta martabat orang Papua dihancurkan dan diinjak-injak oleh pemerintah Indonesia,”
 

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Persekutuam Gereja-gereja Baptis di Papua (PGBP), Pendeta Socrates Sofyan Yoman saat dihubungi melalui telepon genggamnya oleh tabloidjubi.com pada Senin (13/1/2013) di Jayapura, Papua.
Dikatakannya, penangkapan terhadap puluhan aktivis Papua oleh aparat tadi pagi adalah bukti bahwa Indonesia bukan negara demokrasi. “Dari sisi positif dari penangkapan puluhan aktivis tadi adalah melalui penangkapan itu Indonesia sudah menunjukkan kebodohannya bahwa Indonesia bukan lagi negara demokrasi tetapi negara yang menggunakan kekuatan negara untuk menindas rakyat Papua,” jelasnya.
Sementara itu, Usman Yogobi, aktivis kemanusiaan di Papua saat ditemui tabloidjubi.com pagi tadi di Taman Imbi, Jayapura, mengatakan bahwa delegasi MSG datang bukan karena soal kesejahteraan atau hubungan bilateral kedua negara tetapi karena persoalan politik Papua dan pelanggaran HAM yang terjadi selama puluhan tahun di Papua Barat. ” Delegasi MSG datang ke papua bukan karena kesejahteraan tetapi murni karena masalah status politik Papua Barat yang tidak jelas dan pelanggaran HAM yang terus terjadi dari tahun ke tahun,” tegasnya.                   
Masa Berdemo Di Depan MRP

Markus Haluak
Penangkapan terhadap Markus Haluk dan puluhan aktivis pro Papua tadi adalah tindakan pembungkaman dan tindakan yang mempermalukan Indonesia yang sering menamakan dirinya sebagai negara demokrasi. “Penangkapan terhadap aktivis Papua yang dilakukan oleh negara melalui aparat itu adalah tindakan yang mempermalukan Indonesia dimata dunia,” tutur Yogobi.
Masa Meminta Pembebasa Akibat Penangkapan Yanga Dilakuakan Oleh Polisi Terhadap 43 Masa Termasuk Markus Haluk Yang Ditangkap Oleh Polisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar